Selasa, 12 Maret 2019

PENIPUAN DISKON TIKET

Assalamualaikum Wr Wb. 

Anda pasti banyak yang sudah pernah beli tiket pesawat, hotel dll via online kan ? terutama via travel*ka atau yg lainnya. Nah kali ini saya ingin mengingatkan untuk teman-teman supaya lebih berhati-hati dan mengetahui salah satu MODUS PENIPUAN TIKET ONLINE seperti apa. 

Nah jadi awalnya ada Official Account (OA) Line yang namanya "OFFICIAL ACCOUNT" trus foto profilnya Travellindo (nama perusahaannya traveloka kalo kita tf via bank, an nya Travellindo) . Berikut screenshoot OA tersebut :




Cermati baik-baik bahwa OA tersebut menggunakan rekening PT. BUKALAPAK sebagai penguat.
Dan berikut ini kejadiannya . . .





setelah ini, sepertinya saya di blokir oleh OA tersebut. sehingga saya berinisiatif untuk melakukan complain melalui aplikasi Bukalapak.





Kemudian dilanjutkan mendapat email dari bukalapak sebagai berikut



saya balas emailnya

dan hingga saat ini saya belum mendapat kabar apapun. 

Di hari yang sama juga ketika saya menghubungi bukalapak, saya menggunakan akun palsu dan mencoba melakukan transaksi palsu dan seperti ini lah kejadiannya :











dan saya langsung d block pula :)


Sekian mungkin curhatan pengalaman saya, semoga bias menjadi pelajaran untuk kita semua ya



Sabtu, 09 Maret 2019

Tentang "Kuntum-kuntum Surga"

Penulis buku ini bernama Ririn Asruriningrum, penulis Selamat Berpisah, Calon Imamku.

Buku yang berjudul Kuntum-Kuntum Surga, Tumbuh di Bumi, Mekar di Langit ini menceritakan kisah 4 Kuntum Melati. Kurang lebih begini sinopsis dibagian belakang bukunya.

Asiyah, wanita cantik nan salehah yang dipaksa menerima lamaran dan hidup bersama Fir'aun, sang Raja Zalim. Adapula Fathimah, pelipur lara dan putri kesayangan Rasulullah SAW yang dirundung duka karena perlakuan kaumnya yang menyakitkan. Khadijah, belahan jiwa Muhammad SAW yang kedermawanannya tak dapat ditawar dan memenangkan sang Nabi ketika beliau mendapat wahyu. Terakhir, Maryam, wanita suci yang dianggap kontroversial karena hamil tanpa disentuh lelaki. Penasaran kisah keempat wanita ini ?

Mereka adalah wanita-wanita yang namanya tak asing lagi, terutama dikalangan kaum muslimah. Kisah lengkap keempat wanita tangguh dan penuh dedikasi tersebut tersaji di dalam buku yang sedang Anda baca ini. Dikemas dalam baluran cerita yang penuh inspirasi dan motivasi, Kuntum-Kuntum Surga memberikan dimensi lain tentang sosok para wanita ahli surga yang dapat dijadikan teladan, khususnya bagi para muslimah.

 Betul memang, setelah membacanya bukan hanya tentang kisah 4 wanita ini yang bias kuambil pelajaran, namun kisah-kisah lainnya pula yang terselip didalamnya. Untuk Muslimah perlu banget membaca buku ini, bisa beli kemudian dipinjamkan untuk investasi, bisa juga meminjam :)

Semoga bermanfaat

*jika kurang lengkap silahkan bertanya di komentar


Penyucian Jiwa

MALU

Malu merupakan sebuah kenikmatan karena sebagian dari Iman

Muttafaq 'Alaih (semua ulama sepakat) malu datang dari kebaikkan

Kedudukan rasa malu = "Hanya kepadaMu kami menyembah, hanya kepadaMu kami meminta pertolongan"

Malu = mencegah kemungkaran

Allah selalu menjaga dan Mengawasi (QS 04:01)

Ibadah Ragu = pahala juga setengah

Allah menjawab segala permintaan

Allah Maha tahu waktu yang tepat

Kita padahal gatau, tapi kita jadi berspekulasi

10 Jenis Malu

1. Karena Kesalahan
    Contoh :
- Nabi Adam yang malu karena melakukan 1 kesalahan kepada Allah,
- Saat perang Badar ada 2 golongan (membela Islam & malu/gengsi)
- Abu Huzaifah : merasa salah berbicara ketika dihadapan Rasul sehingga merasa tak ada amalan yang bias menebus kesalahannya selain dengan cara mati syahid. Namun akhirnya beliau meninggal dalam perang Yamurt.

2. Karena Kurang Banyak Amal
Seperti malaikan yang terus bertasbih kepada Allah, namun dihari akhir mereka masih meminta maaf ke Allah karena merasa kurang banyak beramal

3. Pada PengAgungan
Yang berhak diAgungkan hanya Allah , pujian hanya untuk Allah.
Contoh :
- ketika dipuji orang mengucapkan Alhamdulillah, bahkan ada yang Innalillahi,, untuk mengingatkan diri supaya tidak menjadi sombong

4. Karena Kemurahan => Gaenakan
Pada acara pernikahan Zainab, para sahabat duduk lama. Dan Rasul sungkan untuk meminta pulang. Sehingga rasul yang pergi dari sekitar tempat duduk tersebut.

5. Karena Kedekatan
Ali yang malu bertanya ke Nabi Muhammad SAW ialah  yang lumayan pribadi sedangkan Nabi Muhammad ialah Mertua sekaligus Rasul.

6. Karena Lebih Kecil
Ketika meminta kepada Allah, Nabi Musa malu meminta kebutuhan Duniawi (Permintaan kecil, dosa besar)

7. Karena Jatuh Cinta
Malu melihat dia, atau ada barangnya malu

8. Karena Penghambaan Kepada Allah
Ibadah Kurang Khusyuk

9. Karena Kehormatan & Kemuliaan
Melakukan hal yang lebih kecil dari kemampuannya (dibawah standarnya)

10. Terhadap Diri Sendiri
Seperti Utsman yang pemalu

Malu ini yang akan mentriger ke amalan selanjutnya

(lebih lengkapnya juga ada disini https://www.islampos.com/10-macam-rasa-malu-ini-dia-3-85118/ )


Tingkatan Malu

1. Tingkat Pengetahuan Kepada Allah
Tahan bermujahad, diam dari berkeluh kesah

2. Muncul Karena Hakikat Kedekatan
Lebih berhasil dari menghindari kemungkaran, tidak merasa ragu dengan dunia, nahi mungkar, senantiasa bersama Allah merasa sudah cukup, sehingga tidak keberatan tidak harus selalu berkumpul dengan manusia lainnya

3. Lahir dari Kesaksian Karena Kehadiran Allah
Tidak ada keinginann berpisah dengan Allah. Disibukkan dengan hal baik


Dalam sebuah atsar dia katakan;
من استحيا من الله استحيا الله تعالى منه
“Barangsiapa yang malu kepada Allah, Allah pun malu kepadanya.

Nabi Zakaria belum selesai berdoa, meminta keturunan sudah dikabulkan




(mohon maaf jika terdapat kesalahan atau ingin memberi masukan silahkan melalui komen postingan ini)

Senin, 11 Februari 2019

My Lecturer on Thursday


Rangkuman : (bisa dibaca buat yang tidak suka baca Panjang cerita orang lain hehe)
1. Walau jalannya berbeda, Allah selalu punya cara mengabulkan keinginan hambanya
2. Usaha sekecil apapun lebih baik, daripada tidak sama sekali
3. Dapat saran akibat kesalahan yang berbuah IDE
4. There are many things that can make me happy







Terdapat sedikit cerita dalam sedikit perjuanganku mengambil mata kuliah pilihan ini. suatu kesalahan kuperbuat yaitu 'tidak merencanakan sejak jauh hari'. Jadi beberapa pekan sebelumnya diadakan semacam registrasi bayangan sedangkan karena aku focus dengan hal lain dan tidak dapat menentukan pilihan ingin ambil apa (padahal keinginanku ingin ambil matkulpil sangat tinggi), sepertinya karena aku menganggap sepele dan sangat yakin bahwa masih ada kesempatan ketika registrasi sebenarnya. Aku tidak melakukan registrasi tersebut. Akhirnya ketika registrasi sebenarnya seluruh matkulpil PENUH. ya aku cukup gelisah. Sebenarnya ada sedikit harapan dari temanku yang menawarkan kelas pilihannya. Tapi ya, saat itu aku memiliki keraguan dan aku sedang khilaf. Allah tidak mengabulkan keinginanku. 
Beberapa matkulpil yang sepertinya kurang peminat akhirnya terbuka dan dapat kupilih (sebenarnya yang aku inginkan sudah penuh). Jadilah aku berusaha mencari tahu tentang matkul-matkul ini sembari aku cocokkan jadwalnya dengan matkul wajib yang sedang aku ambil. Semester ini aku memang memfokuskan dan mengusahakan supaya tidak ada kelas siang karena aku cukup berpengalaman dalam hal tidur dikelas pada jam tersebut (hehe). 
Salah satu alasan aku ingin mengambil matkul yang kuinginkan adalah karena dosennya. Aku mendapat cerita bahwa beliau sangat objektif dan adil di kelas. Tapi, aku berusaha untuk mengikhlaskan dosen seperti apapun yang kudapat nanti. ahya aku jadi ingat, dulu diawal aku regist. Aku benar-benar mohon ke Allah, apapun kelas yang kuambil nanti semoga dosennya baik untukku. Maksud baik disini membuatku paham materi dan membuatku tertarik dengan kelas serta tidak menyepelekan matkul. Sungguh aku baru sadar. Allah benar-benar mengabulkannya. Kan,, jadi terharu. 

Walau jalannya berbeda, Allah selalu punya cara mengabulkan keinginan hambanya

Dosenku inilah yang kumaksud. Walau aku tidak mengambil matkul yang beliau ajar semester kemarin. Ternyata semester ini beliau mengajar matkulpil yang sedang ku ambil.  Sungguh manis kan? 

Pertemuan pertama, Perkenalan sifatnya wajib ya untuk semua kelas. Jadi hal ini sudah pasti, satu persatu beliau panggil dan ditanya asal kelasnya. hanya aku nampaknya yang berasal dari kelas IFIK* . Usaha sekecil apapun lebih baik, daripada tidak sama sekali. Aku kira melalui cara ini, beliau berusaha lebih mengenal mahasiswa di kelasnya. Walau tidak mungkin hafal satu persatu, beliau sepertinya berusaha membaca lingkup sembari mengusahakan terjadi interaksi di kelas. ya Dapat saran akibat kesalahan yang berbuah IDE. Beliau sempat menceritakan pengalaman sebelumnya ketika mengajar, salah satu mahasiswanya memberi saran supaya tidak hanya menerangkan isi slide karena hal tersebut membuat mengantuk. Dari sana beliau memikirkan solusinya dan didapatlah jengjeng..
Kami diminta membentuk kelompok, kemudian dipaparkan cara belajar selama perkuliahan. yaitu tiap kelompoknya akan memaparkan satu bab yang referensinya dari e-book berbahasa Inggris dari beliau. kelompok lainnya juga akan mempresentasikan exersice dari bab tersebut dan menyampaikan kesimpulan. Jadi setiap pertemuan semua mahasiswa mendapat kesempatan untuk berbicara di kelas. Menarik.
Untuk pemaparan pada pertemuan pertama tersebut sepertinya belum masuk materi, hanya pengenalan materi, babnya dan penjelasan sedikit. 

Pertemuan kedua, Alhamdulillah bab petama ini giliran kelompokku. aku sadar, bab ini cukup mudah dibanding bab lainnya. Dan aku benar-benar sangat bersyukur. Di akhir kelas, beliau memberikan beberapa saran dan masukan untuk dilakukan pada pertemuan selanjutnya seperti pembagian tugas, slide, remote, dan beberapa hal lainnya. Masing-masing dari kami juga diwajibkan untuk mengupload resume ke google.classroom. Aku kira belajar seperti ini cukup efektif, walaupun dalm presentasi terdapat beberapa kekurangan, beliau melengkapinya sehingga materi yang seharusnya didapatkan mahasiwa sesuai.

Pertemuan ketiga, aku agak lupa hehe


Pertemuan keempat, aku lupa bagaimana detailnya. Dalam pertemuan ini beliau sempat memotivasi kami mahasiswa informatika dengan menjelaskan perbedaan jurusan kami dengan jurusan lain seperti RPL, lulusan SMK maupun D3. Yang beliau tekankan bahwa kami harus dapat menganalisis suatu proses bisnis. Jika yang lain itu dapat membangun, kami lulusan S1 IF diharapkan memiliki kelebihan dalam hal Analisa. Aku jadi teringat pesan ibuku memang. Dulu ketika aku ingin SMK saja sedangkan beliau memintaku untuk S1, karena beliau berharap aku memiliki kemampuan Analisa yang baik dan merasakan Pendidikan diperguruan tinggi. hm ternyata memang benar. Pantas saja aku merasa di IF ini banyak pelajaran kudapat entah perusahaan dan lain-lain. Sementara aku di IK merasa dikhususkan unutk meneliti. Karena keseharianku ialah belajar dan mencari tahu sesuatu. Menyenangkan juga tapi mungkin aku bosan. There are many things that can make me happy. Dan merasa ternyata IF cukup menyenangkan hehe.





nb:
IFIK = mahasiswa Ilmu Komputasi yang berpindah jurusan ke Informatika (karena suatu hal universitas kami memberi kesempatan untuk pindah jurusan)





My Lecturer on Monday

Pada semester akhir ini aku hanya mengambil 3 kelas yaitu 2 kelas *matkul wajib dan 1 kelas matkul pilihan. Kebetulan ketiga dosen yang mengajar adalah laki-laki. Dan cara mengajar mereka berbeda-beda. Hal ini cukup memberiku inspirasi dan suatu pelajaran. Maka dari itu ingin kuceritakan di postingan blogku ini tentang bagaimana dosen-dosenku mengajar dikelas untuk dapat kita jadikan referensi maupun untuk aku kenang suatu saat nanti.

Aku akan menceritakannya sesuai urutan jadwal matkul tiap pekannya. Yaitu di hari senin, kamis dan jumat.

Awalnya ingin kujadikan satu saja. Tapi setelah aku menulis, cukup banyak yang aku tulis (ternyata aku cerewet). Jadi khusus postingan ini aku hanya menceritakan dosen matkul yang ku ambil pada hari kedua dalam pekan (ngikuin hijriah, hari petama = ahad, jadi hari kedua = senin)

RANGKUMAN : (untuk kalian yang tidak suka baca banyak baca rangkuman ini saja karena aku tulis poin-poin yang membuatku dapat pelajaran. Jadi teman-teman juga tidak perlu Lelah membaca celotehanku haha. Tapi jika ingin mengetahui lebih detail silahkan baca kebawah sampai habis ya. Terima kasih)
1. Beliau terlihat membosankan, sebenarnya menyenangkan (jangan melihat kulit, tapi lihat isi)
2. Beliau Unik (kuis online pukul 01.00-04.00 WIB)
3. Debat antar kelompok yang membuat perbedaan pemahaman dapat disatukan
4. Kuis yang saling menguntungkan (membuat semakin paham materi)


Kelas di hari senin . . .

Waktu mulai kelasku ini terbilang cukup membuat kurang nyaman karena pukul 15.30 WIB dimana sangat dekat dengan waktu ashar yaitu pukul 15.25 WIB. Yap jadilah kelas tidak pernah mulai tepat waktu (kecuali pada pertemuan pertama kurasa. Karena aku datang terlambat 10 menit sedangkan kelas sudah dimulai). Setiap pekannya aku selalu hadir lewat 10-15 menit menuju kelas karena aku harus mengutamakan 'rapat'ku dengan Allah tentunya hehe.

Aturan kelas sendiri. (^)Dosen matukul ini memang membebaskan mahasiswanya datang jam berapa pun diperbolehkan untuk tapping* dan masuk kelas mengikuti perkuliahan seperti biasa. Beliau menerapkan hal tersebut karena beliau beranggapan bahwa kami mahasiswa sudah cukup dewasa untuk memperhatikan baik,buruk dan penting atapun resiko masing-masing. 

(^)Hal lain yang mempengaruhi first impressionku kepada dosen ini ialah keunikan beliau. Sekilas terlihat seram, walau sebenarnya menyenangkan. Sempat pula beliau beritahukan kepada kami tentang teknis kuis kesukaan beliau. Yaitu bersifat online dan dilaksanakan dari pukul 01.00-04.00. Kata beliau mahasiswa informatika biasanya pada waktu tersebut mengerjakan tugas yang deadlinenya pagi, sehingga beliau menyimpulkan kami semua produktif di jam tersebut. Berbeda dengan pagi sehabis subuh yang beberapa orang gunakan untuk tidur ataupun waktu pagi sampai malam yang digunakan untuk kuliah maupun kegiatan ekstra lainnya. Aku tidak tahu beliau serius atau bercanda. Yang pasti cukup membuatku termotivasi dan bersemangat.

Walaupun dari segi wajah beliau tidak terlihat seperti dosen muda yang menarik. (^)Saya sangat kagum dengan cara beliau bercerita ataupun memaparkan pelajaran dikelas. sekilas seperti hanya membaca slide. Entah memang beliau pandai mengembangkan isi slide, slidenya yang memang mudah dan berkaitan dengan keseharian. Pokoknya kegiatan mengajar dikelas tidak bersifat one-way communication. Ah ya, mungkin juga mahasiswa dikelasku kali ini yang memang cukup aktif juga untuk menanggapi dosen. 

Pertemuan pertama matkul ini, berlangsung menyenangkan, dan cukup mendebarkan diawal karena terdapat kecerobohanku. Yap, aku sangat ceroboh sampai salah mengambil kelas. Di kelas ini aku tidak bersama dengan siapapun yang aku kenal. Jadilah aku harus 'survive'. Ketika mengajar beliau cukup menggerakan beberapa anggota tubuhnya dan sesekali berjalan ketengah melalui jarak antara bangku kanan dan kiri. Cukup membuat leherku seperti melakukan pemanasan namun kurang seimbang karena geraknya hanya kekanan (ya, ini karena salahku sih duduk paling depan tapi paling kiri)

Pertemuan kedua, diawali dengan pembagian kelompok untuk mengerjakan tugas-tugas kecil yang nantinya menjadi besar. Beliau telah menyiapkan satu nama di tiap kelompoknya dan kami yang sudah hadir pada saat itu dikelas dibebaskan untuk memilih masuk ke kelompok mana atau memasukan siapa saja kedalam kelompok tersebut. Kebetulan karena aku hanya mengenal satu orang yang waktu itu duduk disebelahku ketika pertemuan pertama. Aku mengajukan untuk bergabung dalam kelompoknya. Sebelum itu aku kagum dengan mahasiswa dikelas ini karena mereka sangat terbuka dan senang hati mendukungku untuk memilih masuk kelompok mana yang aku inginkan, hal ini menyadarkanku akan suatu hal ketika di kelas, beberapa temanku sangat pemilih dalam memilih anggota kelompok. 
Setelah itu dipaparkanlah tugas kelompok pertama kami, kemudian kelas berjalan seperti biasa ceramah dengan slide. Beliau juga berpesan, supaya kami memastikan setiap anggota kelompok bekerja dan memahami apa yang dikerjakan. Pada pertemuan selanjutnya presentasi tugas tersebut hanya dilakukan oleh salah satu anggota kelompok yang namanya akan beliau sebutkan secara acak. Dimana presentasi tersebut nantinya akan menjadi nilai kelompok. Hal ini cukup membuat kami terpacu untuk saling peduli dengan anggota kelompok.

Pertemuan ketiga, ternyata tugas kemarin hanya dikumpulkan, tidak begitu banyak yang beliau bahas, hanya judul-judulnya saja sedikit. Dan tidak ada presentasi seperti beliau katakana pekan lalu. Tapi, kegiatan kali ini ialah debat antar kelompok tentang sub-sub materi yang ada di slide pelajaran pekan ini. Aku rasa hal ini cukup efektif, karena terjadi komunikasi disitu, kelaspun tidak membosankan. Pelajaran pemahaman biasanya kita hanya membaca, mendengarkan, memahami. Tapi karena kelas ini sifatnya diskusi kita dapat lebih melek. Ada hal yang kelihatannya sepele tapi ternyata karena tiap kelompoknya memiliki perspektif yang berbeda, beliau diakhir kelas menengahi dan meberikan closing statement yang sangat baik. Aku masih ingat ketika itu ada juga yang bertanya tentang semakin majunya teknologi maka lapangan pekerjaan semakin menyempit. Dan Beliau menanggapi hal tersebut. Dapat kulihat beliau ingin memotivasi kita mahasiswa informatika supyaa tidak perlu takut mengembangkan teknologi, karena ketika suatu lapangan pekerjaan berkurang atau hilang. inshaAllah akan tumbuh lapangan pekerjaan baru. Perubahan akan terus terjadi, tinggal kita akan melakuka perubahan juga atau diam dan tertinggal ?

Pertemuan keempat, satu hari sebelum kelas, bapak mengirimkan slide perkuliahan melalui wa. Di awal kelas beliau menanyakan apakah slide tersebut sudah dipelajari atau belum. Ya sesuai dugaan beliau kami tidak mempelajarinya. Jadilah beliau beri waktu sekitar 30 menit untuk membaca slide tersebut sebelum selanjutnya mengerjakan kuis. Spontan seisi kelas merapikan duduknya dengan memenuhi bagian paling belakang (wkwk). waktu habis kuis dimulai dengan open apapun termasuk berdiskusi dengan teman (wkwk), tapi beliau mengingatkan bahwa setelah kuis dikumpulkan orang yang ditunjuk untuk memaparkan jawabannya harus sesuai dengan yang ditulis pada kertas yang dikumpulkan. (oh jadi serunya disana). Aku kira hal ini cukup efisien, kita mengerjakan kuis namun setelah itu kita juga jadi paham jawaban benarnya apa. karena kuis tersebut isinya juga dari slide dan dipaparkan jawabannya. Sungguh aku merasa dosenku yang satu ini sangat kreatif walaupun sedikit kaku karena kertas yang kami gunakan harus A4 sedangkan kami terbiasa menggunakan kertas binder B5. Beruntuk saat itu ada salah satu yang membawa 1 rim kertas A4. Kebetulan ? mungkin.

nb :
-matkul = mata kuliah
-tapping = melaporkan kehadiran dengan cara menempelkan kartu pada kotak scan yang tersedia dikelas

Kamis, 10 Januari 2019

Pelajaran dari buku "Inspirasi dari Eropa, Kisah Dua Pemuda Muslim yang Belajar di Eropa"

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Alhamdulillah pekan ini berhasil selesai satu buku lagi, beriku keterangan bukunya:



Judul    : Inspirasi dari Tanah Eropa, Kisah Dua Pemuda Muslim yang Belajar di Eropa
Penulis : Ario Muhammad & Ahmad Ataka
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Tahun Terbit: 2016
ISBN : 978-602-02-9131-4

Teman-teman yang sudah membaca postingan sebelum ini pastinya sudah tahu dengan Ario Muhammad, Yaps buku yang ini beliau tulis bersama Ahmad Ataka. Mirip seperti buku 'Notes From England' yang beliau tulis Bersama Fissilmi Hamnida yang pernah saya bahas juga disini. Berisi pengalaman Ario Muhammad dan Ahmad Ataka yang ditulis secara bergantian namun tidak berurut waktu. 

Sangat banyak hal yang dapat dipetik dari perjalanan mereka. Beberapa menyadarkan saya akan suatu hal, dan sisanya seperti mengingatkan kembali beberapa hal penting yang belakangan saya pribadi sadari. 

Sebelumnya saya bukan bermaksud untuk membocorkan isi buku. Tapi saya hanya ingin pelajaran-pelajaran dalam buku ini dapat tersebar lebih luar dan semakin banyak orang merasakan manfaatnya. Tentu berbeda membaca tulisan saya ini dan membaca buku langsung, karena didalam sini pastinya terdapat pula opini pribadi dan penggunaan Bahasa saya yang masih perlu diperbaiki supaya mudah dipahami. 

HEHE berbeda lah sama penulis seperti mereka. Jadi, untuk teman-teman akan lebih baik lagi kalau kalian juga beli bukunya ya.

Dari yang saya ingat, (mohon maaf ingatan saya ini sedikit, jadi hanya sedikit sekali hal yang dapat diambil dari buku yang dapat ditulis)

1. WAKTU

Bagaimana kita memanfaatkan waktu selama ini ? 
Dalam buku tersebut diperlihatkan bahwa orang-orang outlier / luar biasa cara memanfaatkannya berbeda. Seperti Dr. Khoirul Anwar yang disela-sela beliau menunggu jemputan, dalam kendaraan (BUS) beliau menyempatkan untuk mengerjakan risetnya. Ketika sedang asik berdiskusi pada malam hari, diawal beliau memberi Batasan waktu dan ketika waktu tersebut sampai maka pembicaraan benar-benar ditutup. Beliau juga punya kebiasaan untuk tilawah dan sholat sebelum tidur. Bukan hanya beliau saja, tapi beberapa orang keren lainnya juga diceritakan melalui pengalaman Ario dan Ataka. 

2. PERJUANGAN

Entah itu dedikasi, kerjakeras, restasi, kesungguhan, ikhtiar, gagal semuanya dirasakan oleh mereka. Serta belajar bersungguh-sungguh. Salah satu yang masih membekas ialah pertanyaan Ataka tentang "Apa itu Prestasi?", melalui pengalaman yang dilalui menyadarkan arti sebenarnya dari medali atau prestasi itu sendiri untuknya. Hal lain seperti anggapan masyarakat umum tentang juara yang seakan-akan mereka tidak berjuang mati-matian adalah SALAH besar. Dan terakhir, hasil benar-benar sesuai dengan Usaha dan Doa yang telah kita lakukan. Jadi, jika kita masih gagal dengan impian kita lihat kembali apakah kita sudah bersungguh-sungguh dan berusaha maksimal? atau melebihi orang lain yang berhasil tersebut ?

3. INSPIRASI

Inspirasi dapat datang darimana saja. Salah satunya yang diceritakan oleh Ario, inspirasi dari Jepang. Dengan berbagai kemajuannya dan adab masyarakatnya benar-benar membuatku kagum. Mereka benar-benar menjaga kebersihan melebihi negara-negara lain. Toleransi mereka pun sangat tinggi (kalua mau lebih detail baca bukunya yah).
Pengalaman pribadi pun terkadang sangat menginspirasi, termasuk pula orang terdekat kita (ibu = inspirator terbaik sedunia *Ario)

4. KELUARGA

Keduanya sama-sama menceritakan keluarga disini, entah Ibu, Ayah, dan adik-adiknya. Jika dalam perjuangan Ataka ada ayahnya yang diam-diam memngeprintkan buku untuknya belajar. Walau sakit masih mengingatkannya tentang lomba karena beliau tahu betul. Anaknya sedang berrsungguh-sungguh dalam menggapai impiannya. Pun ketika Ayahnya tiada, Ataka belajar menjadi Ayah walaupun sedang berada di tanah rantau. Dari kejauhan haruslah tetap menghibur ibu dan menjaga adik-adiknya. 

Sabtu, 05 Januari 2019

Review Buku "Notes From England"

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Saya ingin review tentang buku yang baru saja selesai dibaca, kebetulan buku ini pinjaman dari kawan dekat dan saya sangat bersemangat membaca isinya. Bagaimana tidak ?, seperti judulnya banyak sekali "notes" yang dapat saya ambil di dalamnya.

Penasaran cover bukunya serperti apa bisa lihat dibawah sini ya.



Yaps, penulis buku ini ialah Ario Muhammad (AM) dan Fissilmi Hamida (FH), kalau Ario Muhammad saya tahu dari Instagram, beliau adalah salah satu anak bangsa yang melanjutkan studi di Luar Negri dengan beasiswa, tulisan beliau memang banyak yang dapat diambil dan dipelajari. Belum lagi buku-buku beliau biasanya mengutip isi jurnal yang pernah beliau baca. Sehingga buku-bukunya terkesan seperti buku penelitian yang isinya bukan hanya opini, namun fakta-fakta hasil penelitian yang telah dilakukan ahli.

Okay, mungkin cukup pembukaannya. Tentang buku ini sendiri setiap isi dari sub judulnya secara bergantian ditulis oleh AM dan FH. terdapat keterangan penulis dibagian akhir. Tapi dari kita membacanya saja sudah ketahuan kok penulisnya. Karena apa yang mereka ceritakan adalah suatu pengalaman mereka masing-masing.


Untuk beberapa notes yang saya dapat dalam buku ini akan saya tulis di bawah ini:

1. KEIKHLASAN
     a. Keikhlasan untuk menerima keadaan, 
ketika apa yang kita inginkan tidak di ridhoi oleh kedua orang tua kita tidak bisa memaksakan dan merasakan banyak kegagalan. Sehingga kita harus berusaha ikhlas dalam menggapai impian melalui jalan yang telah disediakan. Dimaksimalkan sebaik mungkin karena Dia lebih tahu jalan mana yang harus kita tempuh
     b. Keikhlasan melakukan hal walau dirasa tidak sesuai passion
'Sukses tidak semata bertumpu pada seberapa passion-nya Anda dengan pekerjaan yang anda gelui saat ini, Lebih dari itu, sukses adalah gabungan kerja keras tanpa henti yang butuh kesabaran tak
terbatas' Didalamnya diceritakan bagaimana pentingnya mengasah skill, Cara mencintai apa yang kita kerjakan (punya control & menghasilkan uang).

2. MERAIH MIMPI
    Dari yang biasa saja bisa menjadi luar biasa hingga dapat melanjutkan studi ke Luar Negri memang bukan hal yang mudah butuh proses didalamnya yang tak luput dari kegagalan yang sering dialami. Namun karena berawal dari mimpi dan semangat untuk meraihnya, usaha tidak akan mengkhianati hasil. AM yang sebelumnya pemuda biasa saja mengalami berkali-kali masa sulit untuk mendapat beasiswa, termasuk ketika menjadi mahasiswa Phd beliau (sbnarnya saya lupa AM ata FH) bercerita bahwa mahasiswa  sangat rentang dengan yang namanya stress (baca: keinginan bunuh diri) akibat banyak tekanan. Pun FH untuk mendapatkan beasiswa keluar negeri ini melewati masa-masa berat yang sebagian besar dari luar. Namun dia punya keluarga yang selalu mendukung hingga membuatnya kuat.

3. PERJALANAN PENUH RINTANGAN
     a. Tekanan
Tekanan sendiri memang dirasakan olaeh tiap orang tapi dari buku ini saya lebih tahu macam-macam tekanan mahasiswa di luar negri, mulai dari merasa paling bodoh, merasa tidak mencintai yang dilakukan, berpindah fokus ke hal yang terlalu sederhana/mudah. intinya yang membuat saya sangat saya ingat adalah,
'proses yang sulit justru akan menumbuhkan kualitas, jika nyaman, maka akan berhenti untuk berkembang. intinya sih kenyamanan adalah musuh terbesar untuk berubah. Jika yang kita kerjakan terasa menyenangkan kita perlu waspada bias jadi hal ini tidak meningkatkan kualitas'
    b. Cara membangkitkan motivasi yaitu dengan cara memiliki goals jangka pendek maupun jangka panjang yang mulia, untuk selalu mengingatkan kita alasan kita harus bersusah payah mengerjakan hal yang terkadang kita lelah atau jenuh dalam melaksanakannya.
     c. Belajar Fokus dari penghafal Al-Quran, sempat diceritakan salah seorang temannya yang sekaligus penghafal Qur'an, beliau sangat memperhatikan tiap detail (salah satunya menjaga pandangan yang selama ini kita anggap remeh, ternyata sangat mempengaruhi para penghafal). Dan dari bagian ini kita disarankan pula untuk belajar lebih banyak bernarasi, darisana mungkin semakin detail narasi yang bisa kita sampaikan semakin banyak pula yang kita petik atau pelajari dari setiap yang terjadi pada kehidupan yang dialami.

4. KEBAIKAN
    Mulai dari salam 'Assalamualaikum' yang menjadi salam pengerat Cinta, Orang Inggris yang semangat bersedekah, Orang Tua disana yang jujur pada anaknya, kepedulian orang sekitar walau tak kenal, hingga pelajaran dari seorang penjual majalah yang selalu memotivasi orang disekitarnya.


Mungkin itulah sedikit yang dapat saya rangkum dari buku ini, walaupun teman-teman sudah membaca review saya dan banyak pelajaran yang diambilnya. Tentu akan lebih 'ngena' ketika membaca buku secara keseluruhan. Yaps ibarat rangkuman, akan lebih dipahami ketika kita membaca materi lengkapnya. kita jadi paham sebab terjadi maupun tujuan sebenarnya. dan akan lebih kita ingat karena dalam buku diceritakan dalam bentuk pengalaman yang membuat kita berimajinasi diperankan oleh orang-orang. *udah seperti nonton film jadinya.

Buku ini recommended banget buat teman-teman yang membutuhkan motivasi maupun ingin menerapkan hal-hal baik dalam kehidupannya. 

Semangat membaca guys, semoga dengan adanya review ini membuat kalian makin tertarik untuk baca yah. Kita tahu memang tingkat baca di Indonesia masih rendah, aku kira itu karena kita belum sadar manfaatnya. Memang harus dipaksakan dulu, tapi bisa bikin ketagihan lho. Eits tidak perlu khawatir tentang biaya untuk beli buku, perpustakaan banyak, teman juga banyak, ketika keinginan harus terpenuhi tapi belum mampu ada banyak jalan ;)

Sekian dari saya ya teman-teman, mohon maaf jika ada salah kata/penulisan mungkin bisa disampaikan melalui komentar


Terima Kasih