Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Juli 2020

Umar bin Abdul Aziz



Pasca wafatnya Khalifah Mua'wiyah bin Abi Sufyan RA, tahun 60 H
- Kezhaliman merajalela
- Hubungan para ulaam & penguasa terjadi kesenjangan
- Sebagian orang zhalim mengemban kekuasaaan (contohnya : al Hajjaj yang dibantu para pengikutnya menghimpun harta dan digunakan tanpa aturan / tidak halal. Penyait yang memuji pemimpin mendapat harta yang banyak)

Keluarga Umar bin Abdul Aziz
Ayah : Abdul Aziz bin Marwan, gubernur Klan Umayyah yang pemberani dan suka berderma.
Ibu : Laila binti Ashim bin Umar bin Khattab (Ashim adalah anak Umar bin Khattab yang menikah dengan putri penjual susu *masing ingat ceritanya, ketika Umar berjalan dimalam hari mendengar pembicaraan ibu dan putrinya tentang menjual susu dan membuat Umar tersentuh sehingga menikahkan salah satu anaknya dengan putri penjual susu tersebut*
Istri Pertama : Fathimah bin Abdul Malik, putri Khalifah, kakeknya jug akhalifah, saudara perempuan dari para Khalifah dan istri dari Khalifah. Namun, hidupnya sederhana.

Minggu, 19 Januari 2020

Resume Film The Message (Ar-Risalah) Film Sejarah Islam dan Nabi Muhammad

Hasil gambar untuk arrisalah film

Ar-Risalah atau The Message adalah film yang menceritakan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan ajaran Islam. Dimulai ketika bangsa Arab pada masa Jahiliyahnya dengan segala keburukan yang dilakukan. Nabi Muhammad dari gua Hira memperhatikan masyarakat dari atas dan mendapatkan wahyu. Awalnya beliau sangat shock dan langsung berselimat ketika sampai di rumahnya.
Secara diam-diam rasul menyebarkan ajarannya, yang awalnya tidak terlalu diperhatikan oleh kaum kafir Quraisy. Namun, ketika ketahuan sedikit-sedikit, kaum kafir Quraisy mengadakan pertemuan dan beberapa kali membujuk melalui paman Rasul yaitu Abu Thalib. Namun tidak membuahkan hasil. Rakyat lainnya pun mengejek dan memusuhi Rasulullah. Namun, paman rasul Abu Thalib senantiasa melindunginya.

Senin, 11 November 2019

Hidup Kaya Raya, Mati Masuk Surga

“Bercermin dari Borosnya para Sahabat Nabi” mereka kaya dan dermawan, ini sesuai dengan keinginan banyak orang yang bercita-cita menjadi orang yang kaya raya dan kelak jika meninggal bisa masuk surga, tapi mungkin kita masih galau antara mengejar materi atau ibadah, yang manakah yang harus diutamakan? Ritual ibadahkah, atau bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup?

Inspirasi sharing after work kali ini bakal membahas seputar kaya raya ala Ustman Bin Affan
[@masjidallathiif]

Adapun sharing ini disampaikan oleh Ust Dewa Eka Prayoga, berikut yang dapat dirangkum:

Setiap kita bertemu dengan orang lain, biasakan mengajukan dua kalimat ini :
1. "Apa yang bisa saya bantu ?" atau "Apa yang bisa kita sinergikan ?" . Pada setiap pertemuan niatkan untuk silaturahim  karena dibaliknya terdapat keberkahan dan rezeki
2. Mengambil ilmu beserta energi positif dari orang lain
3. Sinergi agar dapat bertumbuh bersama. (bisnis = mentoring)

Biasanya manusia sering mengeluh di awal, Padahal tinggal "Berbaik sangka kepada Allah SWT"
perlu kita ingat bahwa Allah sudah menjamin Rezeki,

Terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki,  yaitu:
1. Definisi Kekayaan : bukan tentang kondisi hidup, melainkan kondisi mental.
QS. Ali Imran : 34
QS. At-Taubah : 77
2. Lawan dari Kaya : bukan miskin, melainkan cukup.
3. bukan Nabung pangkal kaya, melainkan Sedekah pangkal kaya.

Kenapa muslim perlu Kaya Raya ?
1. Memudahkan dalam melakukan kebaikan/beramal : bersedekah menjadi lebih mudah misalnya menjadi donatur tentunya semakin banyak orang yang dapat ditolong
2. Tidak boleh hasad kecuali pada 2 orang : seperti pada hadits berikut, riwayat Abdullah bin Mas'ud r.a., ia berkata bahwasannya Nabi SAW, pernah bersabda,

لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِي الْحَقِّ وَآخَرُ آتَاهُ اللَّهُ حِكْمَةً فَهُوَ يَقْضِي بِهَا وَيُعَلِّمُهَا.  رواه البخاري.

tidak boleh ada rasa iri dengki kecuali kepada dua orang, yakni orang yang diberikan Allah harta, lalu ia membelanjakannya dalam kebenaran dan orang yang diberikan Allah suatu hikmah (ilmu), lalu ia menerapkannya dan mengajarkannya."(HR. Al-Bukhari)
Maka dari itu berlomba=lombalah dalam kebaikan. Dan bersedekah sebanyak-banyaknya seperti sahabat terdahulu yaitu Utsman, Umar, Abu Bakar dll yang berlomba-lomba mensedekahkan hartanya di jalan Allah SWT.
3. Sebagai amal Jariyah

PRINSIP Utsman bin Affan

  1. Saya terjun langsung
  2. Saya tumbuhkan
  3. Saya tidak meremehkan sekecil apapun keuntungan (bersyukur)
  4. Saya tidak mau membeli barang yang tua
  5. Desifikasi (menanam modal pada bisnis lain sehingga tidak hanya satu bisnis) : Halal - Berkah - Mulia
Abdurrahman bin Auf dan Utsman bin Affan tidak tanggung-tanggung dalam bersedekah

Aplikasi Sedekah:
  1. Sedekah pagi (rutinkan)
  2. Sedekah Jumat
  3. Sedekah Ramadhan (lipatgandakan)
  4. Sedekah ke Orang Tua
  5. Sedekah ke Anak Yatim
  6. Sedekah ilmu
  7. Sedekah dengan harta yang paling dicintai (QS. Ali Imran : 92)
Kaya itu penting, tapi Taqwa lebih penting

Senin, 04 November 2019

Bisnis Miliaran ala Abdurrahman Bin Auf

Assalamualaikum wr wb, Kajian yang saya dapatkan ini berlangsung di Masjid Al-Lathiif, Bandung. Dimana pematerinya ialah Dewa Eka Prayoga. Adapun sebelum memberikan materi, beliau mengingatkan supaya kita beryukur atas 4 macam nikmat, yaitu :
1. Islam
2. Iman
3. Sehat
4. Kesempatan

Setelah bersyukur dengan nikmat-nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, perlu kita sadari bahwa selama berbisnis biasanya kita senang sekali mencontek. Namun mencontek yang kita lakukan sebagian besar tidak benar. Maka dari itu kita perlu mempelajari bagaimana mencontek yang benar. Biasanya yang dicontek: - Media promosinya : IG nya seperti apa, menggunakan endorse, bentuk iklannya dll - Barang yang dijualnya - dll Hal tersebut sebaiknya tidak dilakukan lagi dan perlu diubah cara menconteknya. Layaknya pohon, Sebaiknya mencontek bagian yang tidak terlihat (akar atau yang terkubur di tanah:
- pupuk : ejekan
- air : ilmu
- unsur hara : sedekah
- klihatan mata duitan, tapi yg tdk orang lihat keingunan beli rumah mobil motor tnpa riba, umroh, aedekah, haji dll Hal-hal yang perlu dipelajari (tapi bukan yang terpenting)
1. Model bisnis : dropsip, dll
2. Bisnis produksi : kripik pisang dll
Bagaimana orang mau membeli produk yang sama dengan perbedaan waktu? - tergantung cara promosi bisa diajak sebagai pemberian dll
3. Cara Jualan : jualan buku pk fCebook, pkaian muslim pk wa, rumah pk property, mobkl daeler, interior dll. Berbeda2 tiap produk utk cara jualnya.

Yg perlu DICATAT dan TERAPKAN ketika mencontek adalah :
1. Karakter : karakter pengusahanya, percaya diri ketika berbicara, optimis, meyakinkan, tka kenal menyerah, totalitas, komitmen, konsisten
2. Pemikiran : cara tahu dgn ngobrolan, tulisan,
3. Kebiasaan : dilihat tindakan/prilakyukesehariannya, sepekan baja buku, odoj, dhuha
4. Amalan : tanya aja, ,, stiap hari ngasih ansi bungkus dll,
Kesimpulan : tirulah "MODEL MANUSIA"nya

MOTIVASI : motivasi saat aku ingin menjadi milyarder, persiapkan diri, bayangkan di rekening terdapat uang milyaran.
NIAT
INTENSI
KECENDERUNGAN : kekayaan jika diberikan ke tangan orang sholeh maka akan memakmurkan sekitarnya.



BELAJAR dari Kisah Abdurahman bin Auf ketika hijrah ke Madinah, saat itu dipersaudarakan dengan orang Madinah dan ditawari harta, namun beliau berkata :
"Tunjukkan aku dimana pasar"
dari kalimat tersebut terdapat beberapa hal yang dapat kita pelajari.
1. memulai dari PASAR dulu baru produk.
2. memanfaakan ASET bukan modal (pikiran, pengalaman, skll, jaringan dll)
3. Who dulu baru what

"Saya tidak menjual dalam kondisi hutang" bayar cash, hutang boleh tapi budaya hutang tidak boleh. yang berbahaya Riba nya

"Untung kecil bukan besar"
1. profit oriented
tidak mencampuradukan antara niat jualan dan niat sedekah

"Saya tidak membeli barang cacat"
1. menjual barang berkualitas
2. produk memiliki market/pasar
3. sebelum closing menawarkan produk lainnya

Untung Penting, tapi BERKAH lebih penting
1. Perbanyak sedekah
2. Bisnis bukan bicara untung rugi, tapi bicara surge neraka

Demikiannlah sedikit rangkuman yang dapat saya bagikan, adapun saya ingin berterima kasih kepada teman yang menemani saya datiag ke kajian ini sekaligus membantu saya dalam melengkapi rangkuman ini dengan meminjamkan catan miliknya. 

Minggu, 17 Maret 2019

Parade Heroik Pembebas Palestina

buku ini ditulis oleh Nurjanah Hulwani

berikut bagian belakang buku memaparkan pesan-pesan dari beberapa tokoh tentang buku ini. 

Nurjanah Hulwani adalah salah satu dari sedikit perempuan Indonesia yang menghabiskan usia dan upaya hingga harta dan raganya untuk membela perempuan Palestina dan anak-anak melalui Lembaga Adara Relief Internasional. Dalam buku Parade Heroik Pembebas Palestina, ia menuangkan mutiara perasaan dan perjuangannya, yang berawal dari unggahannya di Facebook tentang aksi Great Return March 2018, tentang keberanian yang dimiliki warga Gaza, kesabaran, dan keteguhan mereka menghadapi tekanan blokade Zionis Israel.
Bachtiar Nasir - Ketua Umum Koalisi Indonesia Bebaskan Baitul Masjid

Terima kasih kepada saudariku yang mulia, Nurjanah Hulwani, atas segala usaha dan karya yang sangat mengagmkan ini, dalam rangka mendukung penyelesaian permasalahan Palestina, serta atas keberpihakannya kepada para perempuan dan anak-anak Palestina agar bias mendapatkan hak dan mencapai masa depan mereka.
Nasif Nasir - Anggota Ulama Palestina Luar Negeri

Buku yang disusun Nurjanah Hulwani dengan judul Parade Heroik Pembebas Palestina ini patut dibaca, diresapi, dan dihayati maknanya. Buku ini adlaah potret nyata tentang kehidupan bangsa Palestina yang dijajah oleh Zionis Israel selama 70 tahun. 
Soeripto - Ketua Umum Komite Nasional untuk Rakyat Palestina

Adapun buku ini diterbitkan oleh Gema Insani

Betul sekali, tentang semua pesan dari beberapa tokoh tersebut. Buku ini dapat menjadi edukasi tersendiri untuk masyarakat Indonesia khususnya yang belum mengetahui informasi yang terjadi di bumi Palestina. Perjuangan, pertumpahan darah, pengorbanan dan hal lainnnya yang terjadi disana penting untuk kita ketahui. Kesadaran akan tumbuh karena apa yang terjadi di Palestina, bukan hanya permasalahan agama, tapi 'kemanusiaan'. Kita tidak boleh membiarkan Palestina berjuang sendirian.

Great Return March 2018, pawai Kepulangan Akbar ini bertujuan. Pertama, menuntut hak para pengungsi untuk ke tanah air dan mengambil kembali hak mereka atas tanah yang dirampas Pemerintah Israel dengan UU Kepemilikan Tanah Tidak Bertuan tahun 1950, serta menerapkan poin 11 Resolusi PBB no. 194. Kedua, menghentikan blockade GAZA yang berlangsung selama 13 tahun sejak 2016. Dipaparkan dalam buku ini bahwa kegiatan pawai akbar ini mengambil tema yang berbeda-beda setiap pekan di hari Jumat. Indonesiapun Hadir. 

Beberapa kisah heroik pejuang cilik dan perempuan Palestina dalam buku ini sangat memotivasi dan dapat menyadarkan diri tentang menjalani kehidupan. Perjuangan mereka sepatutnya kita jadikan pula sebagai tolak ukur dan dicontoh. Sungguh mengagumkan dan beruntungnya mereka yang berada pada posisi tersebut. Dengan keimanan yang kuat, semoga mereka mendapat sisi yang baik dari Allah. 

Saat itu, Adara Relief Internasional mengadakan Bedah Buku ini dan Temu Pemuda Pembebas Palestina di kampus. Berbagai dokumentasi kejadian Palestina dan cerita dari Pemuda tentang perjuangannya sejak di bangku Kuliah. Sungguh, melihat beberapa peserta menitikkan air mata menandakan bahwa kemanusiaan masih ada dalam diri mereka. Kita sebagai bangsa Indonesia, khususnya mahasiswa yang mungkin belum mampu untuk membantu secara langsung untuk pergi ke sana maupun menyumbangkan dana. Hal yang dapat kita lakukan adalah belajar dengan giat sehingga apa yang kita dapat kelak dapat bermanfaat pula untuk Palestina. Melalui doa-doa yang dipanjatkan untuk saudara muslim kita. Karena doa tak dapat diremehkan. Cara lain dapat dilakukan dengan memberi edukasi terkait Palestina sehingga kesadaran masyarakat meluas akan 'kemanusiaan' dan kewajiban untuk menunaikan hak saudara kita yang membutuhkan.

Demikian sedikit, yang dapat dipaparkan mengenai buku Parade Heroik Pembebas Palestina karya Nurjanah Hulwani, untuk lebih lengkap dan ingin memahami lebih dalam dapat membaca langsung bukunya.

Terima Kasih




Sabtu, 09 Maret 2019

Tentang "Kuntum-kuntum Surga"

Penulis buku ini bernama Ririn Asruriningrum, penulis Selamat Berpisah, Calon Imamku.

Buku yang berjudul Kuntum-Kuntum Surga, Tumbuh di Bumi, Mekar di Langit ini menceritakan kisah 4 Kuntum Melati. Kurang lebih begini sinopsis dibagian belakang bukunya.

Asiyah, wanita cantik nan salehah yang dipaksa menerima lamaran dan hidup bersama Fir'aun, sang Raja Zalim. Adapula Fathimah, pelipur lara dan putri kesayangan Rasulullah SAW yang dirundung duka karena perlakuan kaumnya yang menyakitkan. Khadijah, belahan jiwa Muhammad SAW yang kedermawanannya tak dapat ditawar dan memenangkan sang Nabi ketika beliau mendapat wahyu. Terakhir, Maryam, wanita suci yang dianggap kontroversial karena hamil tanpa disentuh lelaki. Penasaran kisah keempat wanita ini ?

Mereka adalah wanita-wanita yang namanya tak asing lagi, terutama dikalangan kaum muslimah. Kisah lengkap keempat wanita tangguh dan penuh dedikasi tersebut tersaji di dalam buku yang sedang Anda baca ini. Dikemas dalam baluran cerita yang penuh inspirasi dan motivasi, Kuntum-Kuntum Surga memberikan dimensi lain tentang sosok para wanita ahli surga yang dapat dijadikan teladan, khususnya bagi para muslimah.

 Betul memang, setelah membacanya bukan hanya tentang kisah 4 wanita ini yang bias kuambil pelajaran, namun kisah-kisah lainnya pula yang terselip didalamnya. Untuk Muslimah perlu banget membaca buku ini, bisa beli kemudian dipinjamkan untuk investasi, bisa juga meminjam :)

Semoga bermanfaat

*jika kurang lengkap silahkan bertanya di komentar