Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Januari 2025

Membangkitkan Semangat Beribadah

Sedikit catatan yang didapat dari kajian Ust. Hepi Andi Bastoni

Hal yang penuh persiapan akan berjalan maksimal. Karena itu persiapan menyambut bulan Ramadhan sangat penting agar dapat berjalan maksimal dengan semangat beribadah:

Pertama-tama kita perlu memahami bahwa Ibadah itu Tujuan Diciptakannya Manusia

- Manusia diciptakan untuk menyembah Allah

- Segala Aktivitas kehidupan dapat menjadi ibadah jika diniatkan karena Allah

- Ibadah bukan sekedar kewajiban, tetapi juga kebutuhan ruhani.

Minggu, 27 Juni 2021

Berusaha Muhasabah Diri Secara Rutin

  Assalamualaikum, seperti biasa postingan kali ini aku dapatkan dari salah satu kajian online yang belum lama kuikuti. Adapun pematerinya seorang mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Sudan. Mudah-mudahan bermanfaat :)


Pembahasan terbagi menjaid 2 poin utama yaitu Menghafal Al-Quran dan Muhasabah diri.

Menghafal Al-Quran

Setiap manusia memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam menghafal Al-Quran. Banyak yang masih muda maupun sudah berumur bisa hafal 30 Juz. Maka menghafal tidak mengenal usia. Walaupun satu hari hanya satu ayat, dari keterbatasan itu tidak akan menjadi penghalang. Selama yang dilakukan ialah secara istiqomah (terus menerus). Tidak jarang yang sedikit namun istiqomah bisa berbuah manis. Dalam prosesnya kita juga secara berkala memperbaharui niat karena tidak jarang ada saja hal yang membuat kita lupa dengan niat awal. 

Pertama-tama kita harus mengenal Al-Quran, barulah menghafal kemudian murojaah selamanya. (cmiiw sepertinya ada langkah yang terlewat)

Para penghafal Quran itu ibarat seorang ibu yang mengandung. Dimana seorang ibu merasakan letih, lelah atau inginnya tidak beraktivitas karena beratnya ketika mengandung. Seperti itulah juga ketika menghafal Al-Quran, kita rela melawan itu semua dan mengorbankan banyak hal. 

Namun, ketika melahirkan? rasa bahagia muncul. Pun ketika penghafal telah berhasil menyelesaikan hafalannya. Alhamdulillah. Bahagia luar biasa.


Muhasabah

artinya melihat, mengevaluasi pada amalan yang telah dilakukan oleh diri ini, lalu mengoreksi kesalahan yang dilakukan dan menggantinya dengan amal sholeh. 

Terdapat 3 tipe manusia seiring dengan perubahan waktu, yaitu:

1. Manusia yang beruntung.

Ini adalah mereka yang berubah lebih baik, orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini.

2. Manusia yang rugi.

Mereka yang tidak berubah akan termasuk dalam tipe ini, yaitu orang yang hari ini sama dengan hari kemarin, dan hari esok sama dengan hari ini.

3. Manusia yang celaka,

yaitu jika ia berubah menjadi lebih jelek, yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, dan hari esok lebih buruk dari hari ini.


Melakukan mutabaah diri  = Tarbiyah zatiyah (membina diri sendiri)

Mengapa muhasabah penting ?

Sabtu, 07 Maret 2020

Menyelaraskan Misi Keilmuan dengan Pribadi Sebagai Seorang Muslim

Sebuah catatan yang aku dapat dari suatu forum group online. Beberapa yang bisa kubagikan. Semoga ini bermanfaat untuk kita.



Latar belakang : Tujuan ketika orang mencari ilmu tinggi saat ini bukan lagi untuk mendapatkan esensi ilmu sendiri. Melainkan tujuan lain seperti pekerjaan yang enak, gaji yang besar dan hidup yang enak (materi / dunia). Visi keilmuannya merendah karena tujuannya materi.

Narasumber : Mbak Ratih (seorang ibu rumah tangga yang sedang mengambil S3 *Phd Engineering Mathematics* di Bristol)

Senin, 11 November 2019

Hidup Kaya Raya, Mati Masuk Surga

“Bercermin dari Borosnya para Sahabat Nabi” mereka kaya dan dermawan, ini sesuai dengan keinginan banyak orang yang bercita-cita menjadi orang yang kaya raya dan kelak jika meninggal bisa masuk surga, tapi mungkin kita masih galau antara mengejar materi atau ibadah, yang manakah yang harus diutamakan? Ritual ibadahkah, atau bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup?

Inspirasi sharing after work kali ini bakal membahas seputar kaya raya ala Ustman Bin Affan
[@masjidallathiif]

Adapun sharing ini disampaikan oleh Ust Dewa Eka Prayoga, berikut yang dapat dirangkum:

Setiap kita bertemu dengan orang lain, biasakan mengajukan dua kalimat ini :
1. "Apa yang bisa saya bantu ?" atau "Apa yang bisa kita sinergikan ?" . Pada setiap pertemuan niatkan untuk silaturahim  karena dibaliknya terdapat keberkahan dan rezeki
2. Mengambil ilmu beserta energi positif dari orang lain
3. Sinergi agar dapat bertumbuh bersama. (bisnis = mentoring)

Biasanya manusia sering mengeluh di awal, Padahal tinggal "Berbaik sangka kepada Allah SWT"
perlu kita ingat bahwa Allah sudah menjamin Rezeki,

Terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki,  yaitu:
1. Definisi Kekayaan : bukan tentang kondisi hidup, melainkan kondisi mental.
QS. Ali Imran : 34
QS. At-Taubah : 77
2. Lawan dari Kaya : bukan miskin, melainkan cukup.
3. bukan Nabung pangkal kaya, melainkan Sedekah pangkal kaya.

Kenapa muslim perlu Kaya Raya ?
1. Memudahkan dalam melakukan kebaikan/beramal : bersedekah menjadi lebih mudah misalnya menjadi donatur tentunya semakin banyak orang yang dapat ditolong
2. Tidak boleh hasad kecuali pada 2 orang : seperti pada hadits berikut, riwayat Abdullah bin Mas'ud r.a., ia berkata bahwasannya Nabi SAW, pernah bersabda,

لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِي الْحَقِّ وَآخَرُ آتَاهُ اللَّهُ حِكْمَةً فَهُوَ يَقْضِي بِهَا وَيُعَلِّمُهَا.  رواه البخاري.

tidak boleh ada rasa iri dengki kecuali kepada dua orang, yakni orang yang diberikan Allah harta, lalu ia membelanjakannya dalam kebenaran dan orang yang diberikan Allah suatu hikmah (ilmu), lalu ia menerapkannya dan mengajarkannya."(HR. Al-Bukhari)
Maka dari itu berlomba=lombalah dalam kebaikan. Dan bersedekah sebanyak-banyaknya seperti sahabat terdahulu yaitu Utsman, Umar, Abu Bakar dll yang berlomba-lomba mensedekahkan hartanya di jalan Allah SWT.
3. Sebagai amal Jariyah

PRINSIP Utsman bin Affan

  1. Saya terjun langsung
  2. Saya tumbuhkan
  3. Saya tidak meremehkan sekecil apapun keuntungan (bersyukur)
  4. Saya tidak mau membeli barang yang tua
  5. Desifikasi (menanam modal pada bisnis lain sehingga tidak hanya satu bisnis) : Halal - Berkah - Mulia
Abdurrahman bin Auf dan Utsman bin Affan tidak tanggung-tanggung dalam bersedekah

Aplikasi Sedekah:
  1. Sedekah pagi (rutinkan)
  2. Sedekah Jumat
  3. Sedekah Ramadhan (lipatgandakan)
  4. Sedekah ke Orang Tua
  5. Sedekah ke Anak Yatim
  6. Sedekah ilmu
  7. Sedekah dengan harta yang paling dicintai (QS. Ali Imran : 92)
Kaya itu penting, tapi Taqwa lebih penting

Senin, 04 November 2019

Bisnis Miliaran ala Abdurrahman Bin Auf

Assalamualaikum wr wb, Kajian yang saya dapatkan ini berlangsung di Masjid Al-Lathiif, Bandung. Dimana pematerinya ialah Dewa Eka Prayoga. Adapun sebelum memberikan materi, beliau mengingatkan supaya kita beryukur atas 4 macam nikmat, yaitu :
1. Islam
2. Iman
3. Sehat
4. Kesempatan

Setelah bersyukur dengan nikmat-nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, perlu kita sadari bahwa selama berbisnis biasanya kita senang sekali mencontek. Namun mencontek yang kita lakukan sebagian besar tidak benar. Maka dari itu kita perlu mempelajari bagaimana mencontek yang benar. Biasanya yang dicontek: - Media promosinya : IG nya seperti apa, menggunakan endorse, bentuk iklannya dll - Barang yang dijualnya - dll Hal tersebut sebaiknya tidak dilakukan lagi dan perlu diubah cara menconteknya. Layaknya pohon, Sebaiknya mencontek bagian yang tidak terlihat (akar atau yang terkubur di tanah:
- pupuk : ejekan
- air : ilmu
- unsur hara : sedekah
- klihatan mata duitan, tapi yg tdk orang lihat keingunan beli rumah mobil motor tnpa riba, umroh, aedekah, haji dll Hal-hal yang perlu dipelajari (tapi bukan yang terpenting)
1. Model bisnis : dropsip, dll
2. Bisnis produksi : kripik pisang dll
Bagaimana orang mau membeli produk yang sama dengan perbedaan waktu? - tergantung cara promosi bisa diajak sebagai pemberian dll
3. Cara Jualan : jualan buku pk fCebook, pkaian muslim pk wa, rumah pk property, mobkl daeler, interior dll. Berbeda2 tiap produk utk cara jualnya.

Yg perlu DICATAT dan TERAPKAN ketika mencontek adalah :
1. Karakter : karakter pengusahanya, percaya diri ketika berbicara, optimis, meyakinkan, tka kenal menyerah, totalitas, komitmen, konsisten
2. Pemikiran : cara tahu dgn ngobrolan, tulisan,
3. Kebiasaan : dilihat tindakan/prilakyukesehariannya, sepekan baja buku, odoj, dhuha
4. Amalan : tanya aja, ,, stiap hari ngasih ansi bungkus dll,
Kesimpulan : tirulah "MODEL MANUSIA"nya

MOTIVASI : motivasi saat aku ingin menjadi milyarder, persiapkan diri, bayangkan di rekening terdapat uang milyaran.
NIAT
INTENSI
KECENDERUNGAN : kekayaan jika diberikan ke tangan orang sholeh maka akan memakmurkan sekitarnya.



BELAJAR dari Kisah Abdurahman bin Auf ketika hijrah ke Madinah, saat itu dipersaudarakan dengan orang Madinah dan ditawari harta, namun beliau berkata :
"Tunjukkan aku dimana pasar"
dari kalimat tersebut terdapat beberapa hal yang dapat kita pelajari.
1. memulai dari PASAR dulu baru produk.
2. memanfaakan ASET bukan modal (pikiran, pengalaman, skll, jaringan dll)
3. Who dulu baru what

"Saya tidak menjual dalam kondisi hutang" bayar cash, hutang boleh tapi budaya hutang tidak boleh. yang berbahaya Riba nya

"Untung kecil bukan besar"
1. profit oriented
tidak mencampuradukan antara niat jualan dan niat sedekah

"Saya tidak membeli barang cacat"
1. menjual barang berkualitas
2. produk memiliki market/pasar
3. sebelum closing menawarkan produk lainnya

Untung Penting, tapi BERKAH lebih penting
1. Perbanyak sedekah
2. Bisnis bukan bicara untung rugi, tapi bicara surge neraka

Demikiannlah sedikit rangkuman yang dapat saya bagikan, adapun saya ingin berterima kasih kepada teman yang menemani saya datiag ke kajian ini sekaligus membantu saya dalam melengkapi rangkuman ini dengan meminjamkan catan miliknya. 

Sabtu, 09 Maret 2019

Tentang "Kuntum-kuntum Surga"

Penulis buku ini bernama Ririn Asruriningrum, penulis Selamat Berpisah, Calon Imamku.

Buku yang berjudul Kuntum-Kuntum Surga, Tumbuh di Bumi, Mekar di Langit ini menceritakan kisah 4 Kuntum Melati. Kurang lebih begini sinopsis dibagian belakang bukunya.

Asiyah, wanita cantik nan salehah yang dipaksa menerima lamaran dan hidup bersama Fir'aun, sang Raja Zalim. Adapula Fathimah, pelipur lara dan putri kesayangan Rasulullah SAW yang dirundung duka karena perlakuan kaumnya yang menyakitkan. Khadijah, belahan jiwa Muhammad SAW yang kedermawanannya tak dapat ditawar dan memenangkan sang Nabi ketika beliau mendapat wahyu. Terakhir, Maryam, wanita suci yang dianggap kontroversial karena hamil tanpa disentuh lelaki. Penasaran kisah keempat wanita ini ?

Mereka adalah wanita-wanita yang namanya tak asing lagi, terutama dikalangan kaum muslimah. Kisah lengkap keempat wanita tangguh dan penuh dedikasi tersebut tersaji di dalam buku yang sedang Anda baca ini. Dikemas dalam baluran cerita yang penuh inspirasi dan motivasi, Kuntum-Kuntum Surga memberikan dimensi lain tentang sosok para wanita ahli surga yang dapat dijadikan teladan, khususnya bagi para muslimah.

 Betul memang, setelah membacanya bukan hanya tentang kisah 4 wanita ini yang bias kuambil pelajaran, namun kisah-kisah lainnya pula yang terselip didalamnya. Untuk Muslimah perlu banget membaca buku ini, bisa beli kemudian dipinjamkan untuk investasi, bisa juga meminjam :)

Semoga bermanfaat

*jika kurang lengkap silahkan bertanya di komentar


Kamis, 10 Januari 2019

Pelajaran dari buku "Inspirasi dari Eropa, Kisah Dua Pemuda Muslim yang Belajar di Eropa"

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Alhamdulillah pekan ini berhasil selesai satu buku lagi, beriku keterangan bukunya:



Judul    : Inspirasi dari Tanah Eropa, Kisah Dua Pemuda Muslim yang Belajar di Eropa
Penulis : Ario Muhammad & Ahmad Ataka
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Tahun Terbit: 2016
ISBN : 978-602-02-9131-4

Teman-teman yang sudah membaca postingan sebelum ini pastinya sudah tahu dengan Ario Muhammad, Yaps buku yang ini beliau tulis bersama Ahmad Ataka. Mirip seperti buku 'Notes From England' yang beliau tulis Bersama Fissilmi Hamnida yang pernah saya bahas juga disini. Berisi pengalaman Ario Muhammad dan Ahmad Ataka yang ditulis secara bergantian namun tidak berurut waktu. 

Sangat banyak hal yang dapat dipetik dari perjalanan mereka. Beberapa menyadarkan saya akan suatu hal, dan sisanya seperti mengingatkan kembali beberapa hal penting yang belakangan saya pribadi sadari. 

Sebelumnya saya bukan bermaksud untuk membocorkan isi buku. Tapi saya hanya ingin pelajaran-pelajaran dalam buku ini dapat tersebar lebih luar dan semakin banyak orang merasakan manfaatnya. Tentu berbeda membaca tulisan saya ini dan membaca buku langsung, karena didalam sini pastinya terdapat pula opini pribadi dan penggunaan Bahasa saya yang masih perlu diperbaiki supaya mudah dipahami. 

HEHE berbeda lah sama penulis seperti mereka. Jadi, untuk teman-teman akan lebih baik lagi kalau kalian juga beli bukunya ya.

Dari yang saya ingat, (mohon maaf ingatan saya ini sedikit, jadi hanya sedikit sekali hal yang dapat diambil dari buku yang dapat ditulis)

1. WAKTU

Bagaimana kita memanfaatkan waktu selama ini ? 
Dalam buku tersebut diperlihatkan bahwa orang-orang outlier / luar biasa cara memanfaatkannya berbeda. Seperti Dr. Khoirul Anwar yang disela-sela beliau menunggu jemputan, dalam kendaraan (BUS) beliau menyempatkan untuk mengerjakan risetnya. Ketika sedang asik berdiskusi pada malam hari, diawal beliau memberi Batasan waktu dan ketika waktu tersebut sampai maka pembicaraan benar-benar ditutup. Beliau juga punya kebiasaan untuk tilawah dan sholat sebelum tidur. Bukan hanya beliau saja, tapi beberapa orang keren lainnya juga diceritakan melalui pengalaman Ario dan Ataka. 

2. PERJUANGAN

Entah itu dedikasi, kerjakeras, restasi, kesungguhan, ikhtiar, gagal semuanya dirasakan oleh mereka. Serta belajar bersungguh-sungguh. Salah satu yang masih membekas ialah pertanyaan Ataka tentang "Apa itu Prestasi?", melalui pengalaman yang dilalui menyadarkan arti sebenarnya dari medali atau prestasi itu sendiri untuknya. Hal lain seperti anggapan masyarakat umum tentang juara yang seakan-akan mereka tidak berjuang mati-matian adalah SALAH besar. Dan terakhir, hasil benar-benar sesuai dengan Usaha dan Doa yang telah kita lakukan. Jadi, jika kita masih gagal dengan impian kita lihat kembali apakah kita sudah bersungguh-sungguh dan berusaha maksimal? atau melebihi orang lain yang berhasil tersebut ?

3. INSPIRASI

Inspirasi dapat datang darimana saja. Salah satunya yang diceritakan oleh Ario, inspirasi dari Jepang. Dengan berbagai kemajuannya dan adab masyarakatnya benar-benar membuatku kagum. Mereka benar-benar menjaga kebersihan melebihi negara-negara lain. Toleransi mereka pun sangat tinggi (kalua mau lebih detail baca bukunya yah).
Pengalaman pribadi pun terkadang sangat menginspirasi, termasuk pula orang terdekat kita (ibu = inspirator terbaik sedunia *Ario)

4. KELUARGA

Keduanya sama-sama menceritakan keluarga disini, entah Ibu, Ayah, dan adik-adiknya. Jika dalam perjuangan Ataka ada ayahnya yang diam-diam memngeprintkan buku untuknya belajar. Walau sakit masih mengingatkannya tentang lomba karena beliau tahu betul. Anaknya sedang berrsungguh-sungguh dalam menggapai impiannya. Pun ketika Ayahnya tiada, Ataka belajar menjadi Ayah walaupun sedang berada di tanah rantau. Dari kejauhan haruslah tetap menghibur ibu dan menjaga adik-adiknya. 

Sabtu, 05 Januari 2019

Review Buku "Notes From England"

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Saya ingin review tentang buku yang baru saja selesai dibaca, kebetulan buku ini pinjaman dari kawan dekat dan saya sangat bersemangat membaca isinya. Bagaimana tidak ?, seperti judulnya banyak sekali "notes" yang dapat saya ambil di dalamnya.

Penasaran cover bukunya serperti apa bisa lihat dibawah sini ya.



Yaps, penulis buku ini ialah Ario Muhammad (AM) dan Fissilmi Hamida (FH), kalau Ario Muhammad saya tahu dari Instagram, beliau adalah salah satu anak bangsa yang melanjutkan studi di Luar Negri dengan beasiswa, tulisan beliau memang banyak yang dapat diambil dan dipelajari. Belum lagi buku-buku beliau biasanya mengutip isi jurnal yang pernah beliau baca. Sehingga buku-bukunya terkesan seperti buku penelitian yang isinya bukan hanya opini, namun fakta-fakta hasil penelitian yang telah dilakukan ahli.

Okay, mungkin cukup pembukaannya. Tentang buku ini sendiri setiap isi dari sub judulnya secara bergantian ditulis oleh AM dan FH. terdapat keterangan penulis dibagian akhir. Tapi dari kita membacanya saja sudah ketahuan kok penulisnya. Karena apa yang mereka ceritakan adalah suatu pengalaman mereka masing-masing.


Untuk beberapa notes yang saya dapat dalam buku ini akan saya tulis di bawah ini:

1. KEIKHLASAN
     a. Keikhlasan untuk menerima keadaan, 
ketika apa yang kita inginkan tidak di ridhoi oleh kedua orang tua kita tidak bisa memaksakan dan merasakan banyak kegagalan. Sehingga kita harus berusaha ikhlas dalam menggapai impian melalui jalan yang telah disediakan. Dimaksimalkan sebaik mungkin karena Dia lebih tahu jalan mana yang harus kita tempuh
     b. Keikhlasan melakukan hal walau dirasa tidak sesuai passion
'Sukses tidak semata bertumpu pada seberapa passion-nya Anda dengan pekerjaan yang anda gelui saat ini, Lebih dari itu, sukses adalah gabungan kerja keras tanpa henti yang butuh kesabaran tak
terbatas' Didalamnya diceritakan bagaimana pentingnya mengasah skill, Cara mencintai apa yang kita kerjakan (punya control & menghasilkan uang).

2. MERAIH MIMPI
    Dari yang biasa saja bisa menjadi luar biasa hingga dapat melanjutkan studi ke Luar Negri memang bukan hal yang mudah butuh proses didalamnya yang tak luput dari kegagalan yang sering dialami. Namun karena berawal dari mimpi dan semangat untuk meraihnya, usaha tidak akan mengkhianati hasil. AM yang sebelumnya pemuda biasa saja mengalami berkali-kali masa sulit untuk mendapat beasiswa, termasuk ketika menjadi mahasiswa Phd beliau (sbnarnya saya lupa AM ata FH) bercerita bahwa mahasiswa  sangat rentang dengan yang namanya stress (baca: keinginan bunuh diri) akibat banyak tekanan. Pun FH untuk mendapatkan beasiswa keluar negeri ini melewati masa-masa berat yang sebagian besar dari luar. Namun dia punya keluarga yang selalu mendukung hingga membuatnya kuat.

3. PERJALANAN PENUH RINTANGAN
     a. Tekanan
Tekanan sendiri memang dirasakan olaeh tiap orang tapi dari buku ini saya lebih tahu macam-macam tekanan mahasiswa di luar negri, mulai dari merasa paling bodoh, merasa tidak mencintai yang dilakukan, berpindah fokus ke hal yang terlalu sederhana/mudah. intinya yang membuat saya sangat saya ingat adalah,
'proses yang sulit justru akan menumbuhkan kualitas, jika nyaman, maka akan berhenti untuk berkembang. intinya sih kenyamanan adalah musuh terbesar untuk berubah. Jika yang kita kerjakan terasa menyenangkan kita perlu waspada bias jadi hal ini tidak meningkatkan kualitas'
    b. Cara membangkitkan motivasi yaitu dengan cara memiliki goals jangka pendek maupun jangka panjang yang mulia, untuk selalu mengingatkan kita alasan kita harus bersusah payah mengerjakan hal yang terkadang kita lelah atau jenuh dalam melaksanakannya.
     c. Belajar Fokus dari penghafal Al-Quran, sempat diceritakan salah seorang temannya yang sekaligus penghafal Qur'an, beliau sangat memperhatikan tiap detail (salah satunya menjaga pandangan yang selama ini kita anggap remeh, ternyata sangat mempengaruhi para penghafal). Dan dari bagian ini kita disarankan pula untuk belajar lebih banyak bernarasi, darisana mungkin semakin detail narasi yang bisa kita sampaikan semakin banyak pula yang kita petik atau pelajari dari setiap yang terjadi pada kehidupan yang dialami.

4. KEBAIKAN
    Mulai dari salam 'Assalamualaikum' yang menjadi salam pengerat Cinta, Orang Inggris yang semangat bersedekah, Orang Tua disana yang jujur pada anaknya, kepedulian orang sekitar walau tak kenal, hingga pelajaran dari seorang penjual majalah yang selalu memotivasi orang disekitarnya.


Mungkin itulah sedikit yang dapat saya rangkum dari buku ini, walaupun teman-teman sudah membaca review saya dan banyak pelajaran yang diambilnya. Tentu akan lebih 'ngena' ketika membaca buku secara keseluruhan. Yaps ibarat rangkuman, akan lebih dipahami ketika kita membaca materi lengkapnya. kita jadi paham sebab terjadi maupun tujuan sebenarnya. dan akan lebih kita ingat karena dalam buku diceritakan dalam bentuk pengalaman yang membuat kita berimajinasi diperankan oleh orang-orang. *udah seperti nonton film jadinya.

Buku ini recommended banget buat teman-teman yang membutuhkan motivasi maupun ingin menerapkan hal-hal baik dalam kehidupannya. 

Semangat membaca guys, semoga dengan adanya review ini membuat kalian makin tertarik untuk baca yah. Kita tahu memang tingkat baca di Indonesia masih rendah, aku kira itu karena kita belum sadar manfaatnya. Memang harus dipaksakan dulu, tapi bisa bikin ketagihan lho. Eits tidak perlu khawatir tentang biaya untuk beli buku, perpustakaan banyak, teman juga banyak, ketika keinginan harus terpenuhi tapi belum mampu ada banyak jalan ;)

Sekian dari saya ya teman-teman, mohon maaf jika ada salah kata/penulisan mungkin bisa disampaikan melalui komentar


Terima Kasih