Tampilkan postingan dengan label Produktif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Produktif. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 November 2020

Kontribusi Muslim Bagi Kemajuan & Pembangunan Bangsa

 Disclaimer: tulisan ini didapatkan dari menyimak video. Adapun video lengkap dapat dilihat disini.

Kontribusi Muslim Bagi Kemajuan & Pembangunan Bangsa bersama Dr Attabik Luthfi, MA

Tema bersifat reflektif, apa yang kita bahas adalah tentang diri, bangsa, masyarakat dan umat kita. Mudah-mudahan bisa meningkatkan kontribusi diri dan akan hadir negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafûr.

Muslim Kontributif:

"Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." Surah An-Nahl:97

Barangsiapa bukan berarti pilihan tetapi menunjukan sebuah konsekuensi bahwa orang beriman adalah orang yang selalu mengerjakan kebajikan karena menginginkan kehidupan yang lebih baik. Allah selalu menyiapkan pahala yang lebih besar dari yang kita lakukan atau kontribusikan.

Kamis, 02 Juli 2020

Mumpung Muda, Harus Ngapain Nih ?


PEMUDA: Pemuda Seperti Matahari
Usia muda sama halnya dengan pukul 12.00 ketika matahari bersinar paling terang dan paling panas. 
Dalam hadis Rasulullah SAW seperti berikut, "Tidak tergelincir dua kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai Allah menanyakan empat hal: umurnya, untuk apa selama hidupnya dihabiskan, masa mudanya, bagaimana dia menggunakannnya; hartanya, darimana di amendapatkan dan untuk apa saja dihabiskan; dan ilmunya, apakah dia amalkan atau tidak."(HR. Tirmidzi)
Berikut beberapa kelebihan pemuda dari berbagai sisi:
  1. Fisik : Paling sehat dan kuat kondisinya.
  2. Semangat : sangat mudah dibangkitkan, disulutkan dan dipanaskan.
  3. Pemikiran : open minded, terbuka terhadap pandangan-pandangan. Mangkanya suatu bangsa akan rusak ketika pemudanya rusak. Karena pemuda sangat rentan dengan pemikiran baru. Ketika tidak bisa menyaring yang buruk, pemuda bisa jauh dari kemoralitas dan kebenaran sehingga mempengaruhi kondisi suatu bangsa. 

Jumat, 15 Mei 2020

Menjadi Pribadi Bertaqawa

Sebaik-baik Orang

"Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya Kami telah menyediakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik. Demikianlah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka ingat."(Al-A'raf[7]:26)

Takwa : melaksanakan segala perintah Allah SW dan menjauhi segala yang dilarang-Nya. 

"maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,"(Asy-Syams[91]:8)

Allah memberi 2 kecenderungan : kefasikan dan ketakwaan. 

Sabtu, 07 Maret 2020

Menyelaraskan Misi Keilmuan dengan Pribadi Sebagai Seorang Muslim

Sebuah catatan yang aku dapat dari suatu forum group online. Beberapa yang bisa kubagikan. Semoga ini bermanfaat untuk kita.



Latar belakang : Tujuan ketika orang mencari ilmu tinggi saat ini bukan lagi untuk mendapatkan esensi ilmu sendiri. Melainkan tujuan lain seperti pekerjaan yang enak, gaji yang besar dan hidup yang enak (materi / dunia). Visi keilmuannya merendah karena tujuannya materi.

Narasumber : Mbak Ratih (seorang ibu rumah tangga yang sedang mengambil S3 *Phd Engineering Mathematics* di Bristol)

Jumat, 22 November 2019

Generasi MICIN : Mager Iya, Capai Impian Nggak

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, 
Puji Syukur kepada Allah SWT, Alhamdulillahirabbilalamin, melalui kegiatan ini kita mendapat nikmat yang sangat luar biasa, yaitu nikmat kesempatan untuk berkumpul dan dibersamai oleh Malaikat-malaikat, inshaAllah. Tak lupa sholawat serta salam kita haturkan kepada Rasul kita Nabi Muhammad SAW, karena melalui beliau kita dapat merasakan ajaran islam. 

Sebelumnya izinkan saya memperkenalkan diri kepada teman-teman semua ya. Teman-teman, kita disini sama-sama belajar, kita saling berbagi, bertukar pengetahuan. Iya Kan?

[INTRO]

Nah, sebelumnya nih, saya ingin bertanya ke teman-teman, ada yang pernah dengar Generasi MICIN? oh barusan ya wkwk. Kalau sebelumnya-sebelumnya. hmm atau yang pernah lewat di pendengaran kita itu 'generasi rebahan?' mungkin.

generasi Micin, Mager Iya, Capai Impian Nggak. 

Mager udah pada tahu kan ya apa? mungkin ada yang bisa bantu saya apa itu mager?

Ya, suatu kondisi dimana tubuh tidak ingin melakukan apapun, alias hanya mau rebahan (males gerak), sama ya berarti definisinya kalau ada yang menyebutkan juga 'generasi rebahan'.

Teman-teman disini pernah ada yang belum pernah merasa mager ?, coba yang belum pernah  sama sekali selama hidupnya cungg. MashaAllah, tidak kelihatan ya. hihihi
Berarti semuanya pernah merasakan 'kemageran' yah, termasuk saya tentunya. 

Memang teman-teman, mager ini layaknya suatu virus yang mudah benget menyerang kita sebagai pemuda. Kok Bisa ya? hmm

Teman-teman, mager itu boleh kita samakan dengan malas kan ya? Malas itu dari mana sih? ada yang bisa jawab?. 


Teman-teman pernah dengar pepatah 'Jauhilah Sifat Malas karena malas adalah sifatnya setan'. Sepakat ndak sama kalimat ini ? coba nih kita pikirkan kembali. Kalau para setan punya sifat malas, kayanya ndak ada tuh kejahatan dilakuin sama manusia soalnya kita ndak pernah digoda sama mereka. Iya ndak ? Justru teman-teman mereka itu rajin, rajin apa? berbisik kekita, rajin menghasut, rajin banget pokoknya ngelakuin apapun supaya kita mengikuti yang mereka inginkan dan ujung-ujungnya nanti mereka akan lepas tangan. Jadi teman-teman, ndak bisa tuh di akhirat nanti pas ditimbang amalan kita kemudian kita bilang kalau gara-gara setan, kalau gara-gara diajakin sama setan. 

NO big NO, semua yang kita lakukan itu atas pilihan kita sendiri, setan itu cuma bisa 'berbisik' loh. Seperti itulah cara mereka mengajak. 

Tuh ya perlu digarisbawahi semua tergantung dari pilihan kita sendiri. Pilihan kitalah yang menentukan masa depan. Pilihan kita kapan? , kapanpun, pilihan kita di masa lalu menentukan masa sekarang, pilihan di masa sekarang menentukan masa depan. 

Buat teman-teman yang udah punya impian di masa depan, hayuk sekarang lakukan yang terbaik, pilihlah keputusan atau kegiatan-kegiatan yang membantu teman-teman untuk mencapai impian tersebut. Nih ya, Usaha itu penting banget lho teman-teman. 

Kita lihat ya perumpamaan seekor burung yang kelaparan di pagi hari, dia terbang mencari makanan dan sore pulang ke sarang dalam keadaan perut yang telah terisi. ketika menginginkan sesuatu dia usaha lho teman-teman, padahal kan ndak tahu ya pasti banyak ketakutan yang menghampiri, entah itu predator lainnya, cuaca yang kurang mendukung dan masih banyak lagi.Tapi semua itu mampu dialui oleh si burung. Burung itu berikhtiar dan berdoa teman-teman, berikhtiar dengan keluar dari sarangnya, dan berdoa atau berdzikir.
Disebutkan "Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan" (Q.S An-Nur:41)

Tuh, jadi ndak ada alasan ya kalau kita punya impian terus kita gamau tuh ikhtiar atau berdoa minta sama Allah. Jangan-jangan, sama dengan ndak pengen mencapai impian tersebut nih, 




Ngomong-ngomong soal impian. Teman-teman pada punya impian ndak sih ?
Pasti ya, setiap orang memiliki impian. 


Sekarang, ambillah secarik kertas kosong dan tulis dalam kertas itu berisi list mimpi dan cita-cita kalian mulai dari mimpi-mimpi kecil hingga mimpi-mimpi besar. Tuliskan saja, setelah itu tempelkan pada kaca, pintu lemari, tembok kamar agar mudah kalian jumpai dan mudah mengingatnya. Dan yakinlah suatu saat nanti kalian bisa merealisasikan mimpi-mimpi yang kalian tuang dalam secarik kertas itu.
Ketika ada kesempatan walaupun sekecil apapun kesempatan untuk merealisasikan mimpi itu maka ambillah kesempatan itu. Kita tidak pernah tau bagaimana takdir Allah bekerja terhadap perubahan diri kita. Sebagaimana Allah juga mengingatkan kita dalam sebuah ayat-Nya
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (Qs. Ar-Ra’d:11)
Kadangkala kita hanya diberi pilihan untuk mengambil kesempatan itu dan mengikhtiarkannya atau pilihan lain adalah melewatkan kesempatan itu berlalu bersama waktu.
Jika pilihan itu jatuh kepada pilihan mengambil kesempatan adalah pilihan yang tepat, sekarang saatnya kita berjuang dengan maksimal tidak perlu terobsesi pada hasilnya biarkan takdir Allah yang bekerja menurut kadar dan ukurannya. Bermimpilah setinggi-tinggi dan sebanyak mungkin jangan lupa diiringi dengan usaha yang gigih dan pantang menyerah, merubah diri kepada hal-hal yang baik dan positif dan terakhir jangan lupa berdoa minta pada Allah

menurut Ust Hanan Attaki pada video berikut

Ketika menginginkan sesuatu, alurnya(tapi tidak harus urut):
1. Percaya sama rencana Allah (istikharah, minta pendapat kepada Allah)
2. Istisyarah, meminta isyarat, petunjuk, nasehat, saran/pendapat orang bijak, orang yang terjaga dll
3. Istifta', meminta fatwa (hal baik & benar) mana yang harus dipilih, harus dari ulama
4. Istqomah, komitmen, tetap pada track apapun yang terjadi.

menurut Merry Riana pada video berikut
Alasan malas : 

1. Tidak bisa melihat "big picture" (ngapain susah-susah bangun dll?)
2. Tidak memikirkan konsekuensi (efeknya nanti bukan saat ini)
Cara menghilangkan Malas :

1. Mulai dari hal kecil ,contoh : malas berolah raga mulailah dari melangkah dulu hingga keterusan. tidak menunggu berenergi baru melakukan. tapi dengan melakukan energi akan muncul. Yang sebelumnya tidak diselesaikan akan dapat diselesaikan.



generasi rebahan, 

"Apa sih permasalahan pemuda sekarang yang bikin banyak pemuda susah maju, susah berinovasi karena: 1. mager, bangga jadi generasi rebahan, nongkrong terus tapi tidak ada asi, ngobrol terus tapi tidak ada eksekusinya. bikin pertanyaan kira-kira pekerjaan apa yang baik, sesuai passion atau gaji? kelamaan banyak pertimbangan,padahal tugasnya pemuda aksion, kita itu nggak punya pengalaman, ortu punya pengalaman kalau mau action perlu rapat, butuh dipikirkan matang2, butuh kajian mendalam.
jadi yang paling berharga bagi pemuda itu action, eksekusi dipikir sambil jalan, 
sehingga kalau kita masih berpikir lama dn masih byk pertimbangan jangan-jangan kita sudah tua sebelum waktunya"


Referensi :

https://www.dakwatuna.com/2013/02/13/27757/jalan-meraih-mimpi-biarkan-cara-allah-bekerja/#axzz660tuqChJ